Setelah beberapa seri Potret Suram, saatnya menulis Potret Cerah. Mungkin ada yang belum tahu bahwa Papua adalah salah satu penghasil calon pemenang nobel, terutama di bidang fisika.
Tahun 2005, Annike Nelce Bowaire (SMUN 1 Serui) di Papua, berhasil meraih medali emas atas makalahnya yang berjudul Chaos in an Accelerated Rotating Horizontal Spring di lomba The First Step to Nobel Prize in Physics. Makalah Annike bertutur tentang gerakan chaos pada pegas yang diputar horisontal. Ide itu muncul pada Olimpiade Fisika 2004, di mana ketika melakukan gerakan horizontal tiba-tiba muncul chaos. Ide ini menarik Annike karena selama ini yang sudah diketahui barulah chaos pada pegas yang diputar vertikal.
Nah... siapa yang bilang pendidikan di daerah itu tertinggal ? Mereka memang tertinggal dari sisi fasilitas, tapi dari sisi kemampuan... mereka tidak kalah dari anak-anak manja Jakarta yang sibuk mencari eksistensi diri dengan bermodal harta orang tua :p
[Catatan : tulisan ini disalin dari jurnal pribadi di Multiply]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar